Polres Ciamis – Telah dilaksanakan kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1441 H dengan tema “Meneguhkan Prinsip Muslimat NU dalam menyikapi Pluralisme Bangsa” yang diselenggarakan oleh PHBI ( Pengurus Hari Besar Islam ) PAC Muslimat NU Kec. Pangandaran dan PHBI Muslimat NU Ranting Wonoharjo bertempat di Lapang Bola Desa Wonoharjo Kec. Pangandaran Kab. Pangandaran dengan penanggung jawab kegiatan yaitu Siti Ukhrowiyah. Adapun Mubaligh dalam kegiatan tabligh akbar tersebut yaitu KH. Aa Fuad Mukhlis dari Tasikmalaya. Rabu dari pukul 09.00 s/d 12.10 wib (04/09/2019).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua PCNU Kab. Pangandaran (Kyai. Fauzan Aziz Muslim, Ketua MUI Kab. Pangandaran/ Yang mewakili ( KH. Harun Al Aziz), Kemenag yang diwakili oleh Jajaran KUA Kec. Pangandaran, Para Ketua MUI Desa di Kec. Pangandaran, PC Muslimat NU Kab. Pangandaran, Para Pengurus PCNU Kab. Pangandaran, Para Pengurus PAC Muslimat NU di Kec. Pangandaran, Anggota DPRD Kab. Pangandaran Fraksi PDIP (Hamdan dan Sri Rahayu), Anggota DPRD Kab. Pangandaran Fraksi PAN ( Hamdi), Anggota DPRD Kab. Pangandaran Fraksi PKB ( Subariyo), Komisioner KPU Kab. Pangandaran (Maskuri Sudrajat), Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadi SH.,MM, Sekmat Pangandaran H. Bangi Suyanto), Kepala Desa Wonoharjo ( Zaenal Mustofa), Tokoh agama tokoh masyarakat Desa wonoharjo, Karangtaruna, LPM dan Seluruh Ibu-ibu Muslimat Kecamatan Pangandaran
“Kegiatan yang diselenggarakan hari ini semoga mendorong dan dijadikan sebagai Contoh PAC muslimat yang lainnya di Kab. Pangandaran, bahwa saat ini momentnya walaupun tahun baru hijriah akan tetapi masih dalam suasana memeperingati hari Kemerdekaan RI dan kita harus mensyukuri atas semua karunia yang diberikan Alloh swt.” Ungkap Kepala desa Wonoharjo Kec. Pangandaran ( Zaenal Mustofa)
“Sesuai amanah Para pendiri NU bahwa NU bukan hanya mengaji akan tetapi NU menjadi Yatul Ulya menjadi tangan diatas untuk menyantuni kaum duafa dan yatim, dan semoga menjadi pendorong menjadi NU yang mandiri. Keberadaan NU supaya bisa dirasakan oleh warga NU sendiri dan lingkungan dalam kemasyarakatan dan sosial. Kemandirian yang harus kita capai yaitu Kemandirian dalam pendidikan, Kemandirian dalam ekonomi dan Kemandirian dalam Kesehatan.” Ungkap Ketua PCNU Kab. Pangandaran
Warga NU harus mandiri dalam pendidikan, NU harus bangga apabila di lingkungannya ada Lembaga Pendidikan Maarif NU, Warga NU harus mandiri dalam segi ekonomi dan Kemandirian dalam kesehatan, cita-cita NU itu memiliki lembaga Kesehatan NU. Kalau tiga kemandirian kita bisa kita bangun dan kita capai maka insyaaloh NU bisa mendapatkan kemajuan.
Humas Polres Ciamis
Situs resmi Polres Ciamis Tribratanews